BELAJAR UNTUK MENCAPAI KEBERHASILAN
Belajar adalah salah satu kunci sukses untuk mencapai keberhasilan dimasa depan tanpa ada bosan & putus asa. Keberhasilan hanya bisa diraih dengan bertahan dari kegagalan. Dalam proses pencapaian kesuksesan, akan banyak rintangan dari luar, termasuk caci maki dari orang-orang anti-sukses disekitar kita. Jadi tetaplah berani untuk menempuh jalan yang berbeda dari kebanyakan orang, dan tetap percaya pada potensi dan impian anda, dan motivasi diri kita. Maka sukses hanya soal waktu.
THIKING BIG
T – berati “talent” (bakat) dan “time” (waktu). Keduanya adalah hadiah dari Sang H – adalah “hope”, harapan untuk hal-hal yang baik dan jujur.
I – adalah “insight”, wawasan yang diperoleh dari orang lain atau bacaan yang bermutu.
N – adalah “nice to all people”, berbuat baiklah pada semua orang.
K – adalah “knowledge” (ilmu pengetahuan), itu adalah kunci kehidupan.
B – adalah “book” (buku), membaca buku sebanyak-banyaknya.
I - “in-dept”, belajar dan perdalamlah keterampilan.
G – adalah “God”, Tuhan. Jangan lupa pada Sang Mahakuasa
Keberhasilan dan kegagalan proses belajar mengajar di ruangan banyak ditentukan oleh kemampuan untuk membangun penghubung diantara kedua proses tersebut. Meski proses belajar mengajar merupakan dua hal yang berbeda, kita dituntut untuk menggapai keberhasilan keduanya secara bersamaan.
Dan salah satu upaya terbaik untuk menggapai keduanya adalah membangun emosi positif melalui cerita di awal pembelajaran. Emosi positif adalah keadaan dimana pembelajaran mampu menghadirkan suasana ceria(joy), ketertarikan (interest), kepuasan atau kelegaan (contentment) dan love (cinta atau kasih sayang).
“Positive thinking and the courage to try will make you able to achieve the goals faster than others.”
Pikiran positif dan keberanian bertindak membuat anda mampu mencapai cita-cita lebih cepat dari orang lain.